Blog EntrySavant, Genius, Intelligent dan IdiotMay 15, '08 10:35 PM
for everyone
Gara-gara abis baca artikelnya Senpai Kamal tentang Think Simpler Thoughts, jadi teringat tentang berbagai 'titel pintar' lainnya, basicly gue setuju banget ama apa yang Senpai Kamal critain, but gue punya alasan lain dengan itu he he he..here we go !...

Sekarang ini mungkin kamu bisa tunjuk seseorang yang kamu bisa anggap, dia adalah orang pintar atau cerdas atau bahkan mungkin jenius ya 'kaaan?!..tapiiii coba deh cocoknya level apa ya 'titel pintar' untuknya?, biar tau kita pahami dulu yuuk kata-kata 'titel pintar' itu

Kata Savant diambil dari Bahasa Perancis yang artinya orang terpelajar. Pada tahun 1887 Dr J. Langdon Down dalam seminarnya memperkenalkan apa yang disebut Idiot Savant ialah penderita autisme yang memiliki kemampuan hebat yang tidak kalah dari jenius, bahkan mungkin lebih, Lho Koq Idot Savant?..itu sebutan untuk 'titel pintar' atau 'titel bodoh'?

Ok..Contoh Kasus itu salah satunya adalah Daniel Tammet yang bisa menghitung lebih cepat daripada kalkulator, menguasai 10 macam bahasa.Bahkan pernah di test dalam satu talk show dimana ia mampu mempelajari bahasa Islandia dalam jangka waktu cuman satu minggu secara lisan dan tulis dengan sempurna. Daniel Tammet menjadi Savant bukannya sejak lahir, melainkan setelah jatuh di kepala dalam usia 3 tahun.

Savant lainnya adalah Kim Peek yang bisa menghafalkan lebih dari 12.000 buku. Bukan cuman isinya doang tapi semua kata per kata, dia bisa menghafal seluruh buku telpon cuman butuh waktu kurang dari satu jam atau lebih tepatnya men-scan buku, dalam waktu 53 detik ia bisa membaca dan menghafal 8 halaman buku telpon, lengkap dengan nama dan nomornya, Koq bisa cepat banget siiih..? soalnya dia bisa membaca dua halaman dalam  waktu yang bersamaan. Mata kiri membaca halaman no 6 sedangkan mata kanan membaca halaman no 7. Kim Peek dijadikan sebagai tokoh untuk peran Raymond Babbitt (Dustin Hoffman) dalam film Rain Man.

Percaya gak?! sekarang ini diseluruh dunia cuman ada sekitar 100 manusia penderita savant-syndrome, daaan..walaupun mereka punya kemampuan yang luar biasa, tetapi IQ mereka sebenarnya rendah cuman rata-rata sekitar 70, jadi buat melakukan hal-hal yang mudah dan wajarpun, mereka gak bisa misalnya menelpon taxi ataupun belanja di supermarket, banyak diantara mereka gak bisa ngebedain hal-hal yang tidak ada formulanya atau yang berkaitan dengan rasa atau estetika misalnya kecantikan, rasa kasih sayang, lucu, sedih ataupun gembira.

Kalo Genius atau Jenius sebenarnya diambil dari asal Jin dalam Bahasa Arab Jinn atau makhluk yang serba bisa, tapi serapan dalam Bahasa Latin Genius (genii) artinya menciptakan, sedangkan menurut istilahnya jenius adalah seseorang yang mempunyai intelejensia dan menujukkan kemampuan intelektual secara alamiah, khususnya yang berkaitan dengan kekuatan imaginasi dan kemampuan diri bukan hanya intelijen tapi juga unik dan inovatif, makanya orang yang jenius harus dapat menciptakan sesuatu yang baru (inventing), patokannya orang jenius paling gak IQ-nya diatas 130. tapi selain IQ itu gak ada ketentuan lain dalam penetuan patokan buat punya titel jenius misalnya saja beberapa tokoh lama yang pada masanya dia gak pernah diukur IQ-nya bisa dikatakan jenius sementara penemu yang lain tidak dapat titel itu, contohnya saja pada kasus Karl Marx atau  Sigmund Freud semetara Kong Hu Chu dianggap jenius, sementara banyak tokoh-tokoh yang tidak begitu terkenal, tetapi diakui sebagai jenius, seorang pakar psikolog termasuk Lembroso, jenius itu identik dengan neurosis atau kekurangan common sense atau absent minded professors atau sinting ha ha....jadi gak salah juga klo ada orang yang bilang klo sinting ama jenius tuh beda tipis he he....

Orang yang memiliki inteligensia belum tentu jenius, sebab inteligen berarti memiliki bakat dan kepandaian untuk cepat dan mudah mengerti, sedangkan kata Inteligen itu sendiri diserap dari bahasa Latin intelligentia = mudah mengerti, lalu apa bedanya dengan cerdas?...orang yang cerdas bukan hanya mudah mengerti tapi jugak berani mengambil tindakan yang tepat dan cepat.

Dari mbah google saya mendapat info tentang Mensa, organisasi buat orang-orang yang punya IQ tinggi, Anggota Mensa yang dari Indonesia jugak udah lumayan, Buat yang pengen tau apakah kamu layak jadi anggota Mensa kamu bisa ikutan Mensa Workout di web resminya di siniiih ----> http://www.mensa.org/index0.php?page=12
atau kunjungi Mensa Indonesia di siniihhh---->  http://www.mensaindonesia.blogspot.com/

Eniwei apapun sebutannya kamu gak usah pikirin toh ternyata savant-idiot savant, jenius-sinting, itu semua cuman tinggal 'address' gue jugak yakin si jenius-jenius atau savant-savant itu waktu inveting atau menemukan sesuatu atau berikhtiar terhadap apa yang diusahakannya gak pernah berpikir bakalan disebut jenius atau savant sama seperti orang yang idiot atau sinting tapii..masih banyak hal yang jauuuh lebih penting dari itu, adalah cara berfikir, berbuat, bertindak serta manfaat bagi banyak orang dan dirinya tetap yang terbaik diantara manusia adalah yang paling bermanfaat bagi yang lainnya, sedangkan disisi Allah SWT adalah yang paling bertaqwa dan sebaik-baik taqwa adalah kembali kepada Allah SWT, maka kembalikan semua yang kita kerjakan kepadaNya, berfikir simple, tepat dan husnudhon serta senantiasa terus bermu'amalah sambil tak henti berdzikir kepadaNya sebagai manifestasi rasa syukur dan cinta kepadaNya akan jauuh lebih berarti dan indah. Merdeka !












10 CommentsChronological   Reverse   Threaded
restudessy wrote on May 16
Heu heu heu... Baru tau gw! Tfs yah Kak...
atmoon wrote on May 16
Idiot Savant Idola saya adalah Forest Gump mbak hehehe...
ratnaz wrote on May 16
Heu heu heu... Baru tau gw! Tfs yah Kak...
sama-sama des...he he he..^_^
ratnaz wrote on May 16
atmoon said
Idiot Savant Idola saya adalah Forest Gump mbak hehehe...
Gump ya?!...saya juga suka..perspektifnya menarik..^^;
sakti81 wrote on May 16
ratnaz said
seorang pakar psikolog termasuk Lembroso, jenius itu identik dengan neurosis atau kekurangan common sense atau absent minded professors atau sinting ha ha....jadi gak salah juga klo ada orang yang bilang klo sinting ama jenius tuh beda tipis he he....
bwehehehe.....kalo gitu org sinting bisa disebut jenius juga yah....
ratnaz wrote on May 18
sakti81 said
bwehehehe.....kalo gitu org sinting bisa disebut jenius juga yah....
identik 'kan bukan berarti 'sama dengan'..cem mana uda nie.. he he..^_^
blessthekonyaku wrote on May 19
tulisan yang menarik. sungguh.
~.^
halberdian wrote on May 19
heh.. sejak kapan tau?
wah menarik, semakin banyak orang yang punya pengetahuan yang sama, kita jadi merasa tidak terasing.

Definisi cerdas diambil dari mana? Mudah mengerti dan mengambil tindakan? Wah gw dong (hehe).
Tapi cerdasnya gw baru belakangan aja. Setelah gw mempelajari sedikit tentang NLP, semua konsep kecerdasan yang gw pegang sejak dulu berubah total. Dan gw berubah. Jenius alami sekarang bukan lagi sebuah kelebihan. Ingin rasanya bicara panjang lebar, tapi nanti aja..
ratnaz wrote on May 20
tulisan yang menarik. sungguh.
~.^
eh..he he..makasih gi..benarkah?!..hi hi hi..^_^
ratnaz wrote on May 20
heh.. sejak kapan tau?
wah menarik, semakin banyak orang yang punya pengetahuan yang sama, kita jadi merasa tidak terasing.

Definisi cerdas diambil dari mana? Mudah mengerti dan mengambil tindakan? Wah gw dong (hehe).
Tapi cerdasnya gw baru belakangan aja. Setelah gw mempelajari sedikit tentang NLP, semua konsep kecerdasan yang gw pegang sejak dulu berubah total. Dan gw berubah. Jenius alami sekarang bukan lagi sebuah kelebihan. Ingin rasanya bicara panjang lebar, tapi nanti aja..
gue tau udah lama yu..btw definisi cerdas itu kesimpulan gue sendiri setelah melakukan observasi empiris terhadap pola prilaku masyarakat hue he he..^_^
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help