
Seiring maraknya isu-isu tentang banyaknya kejadian gempa bumi
belakangan ini, penting kiranya buat kita, untuk tahu apa-apa saja yang
dapat kita lakukan pada saat gempa bumi terjadi, kita semua tahu bahwa
kita tidak dapat mencegah gempa bumi tapi yang dapat kita lakukan
adalah ;
- bersiap menghidari diri dari terjadinya kecelakaan - bersiap meminimalisir kerusakan pada rumah tinggal - bersiap untuk tetap hidup kedepan setelah selama (paling tidak) 72 jam tanpa pertolongan.
Persiapan Sebelum Gempa Persiapkan
sebaik-baiknya, agar anda dapat menyelamatkan keluarga anda dengan
sebaik-baiknya, ada baiknya jika anda melakukan simulasi ini sekeluarga
agar dapat dipersiapkan dan dilatih apa saja yang dapat dilakukan
selama dan setelah gempa terjadi. rencanakan kebutuhan anda,
delegasikan tanggung jawab, catat dan latihlah rencana-rencana anda,
jika nada tinggal sendiri, cobalah lakukan bersama tetangga dan teman.
- Kenali tempat-tempat berbahaya dalam rumah anda. Bahaya : dekat jendela, kaca ; dibawah benda-benda yang dapat jatuh ; dapur, dimana kompor, kulkas ataupun isi lemari dapat berhamburan kemana saja ; pintu. Aman : Berada di bawah meja (pastikan meja yang kuat) ; pojok ruangan ; bentuk-bentuk yang menyudut atau segitiga (jika meja atau lemari berarti berada disisinya, bukan didepan atau dibelakangnya).
- Kenali tempat-tempat berbahaya di luar rumah.
Bahaya : Berada di bawah tiang /tegangan listrik ; berada dibawah papan reklame ; berada dibawah / diatas jembatan ; dibawah pohon ; di dekat gedung.
Aman : Berada di tanah lapang; tiarap; lindungi kepala; jika harus menuju ke suatu tempat, usahakan lebih baik dengan berguling; lindungi badan anda dengan posisi meringkuk.
> Jika berada dalam kendaraan. Hentikan kendaraan dan matikan mesin; usahakan parkir kendaraan berada di tengah-tengah atau di keadaan terbuka; lalu sesegera mungkin keluar dari dalam kendaraan.
> Jika Berada di Kantor atau gedung bertingkat. Jangan gunakan lift; gunakan tangga darurat; berada di bawah meja (pastikan meja yang kuat) ; pojok ruangan ; bentuk-bentuk yang menyudut atau segitiga (jika meja atau lemari berarti berada disisinya, bukan didepan atau dibelakangnya).
- Latih anggota keluarga anda untuk menggunakan alat pemadam kebakaran.
- Ikutilah kursus singkat P3K, termasuk CPR ( Cardio-Pulmonary Resuscitation ).
- Asuransikan rumah tinggal anda, bicarakan tentang coverage akibat gempa bumi, hal ini akan mengurangi kerugian finansial anda dalam memperbaharui tem[pat tinggal anda kelak.
- Rencanakan dan latih pelaksanaan evakuasi.
- Bicaralah dengan anak anda, apa yang harus mereka lakukan bila terjadi gempa bumi namun mereka tidak bersama anda.
- Persiapkan peralatan emergency anda, termasuk nomor telepon emergency, serta ajarkan anak anda bagaimana menggunakannya.
Peralatan Emergency Persiapkan
bagaimana anda menanggulangi sendiri, tanpa pertolongan setelah terjadi
kecelakaan selama 72 jam atau lebih, di rumah, di mobil, maupun di
kantor, persiapkan peralatan emergency ini dan simpan dalam emergency
kit anda, simpan di tempat yang aman dan idealnya dapat dijangkau dari
luar.
- Buku dan peralatan P3K
- Tenda plastik atau tenda kecil, selimut emergency, atau mungkin plastik tempat sampah yang besar.
- Air, stiap orang paling tidak mendapat jatah sekitar 1 galon perhari, dalam wadah yang tak mudah pecah, paling tidak 12 liter/orang untuk persediaan 3 hari. isilah setiap tempat air di rumah anda. Pastikan air tersebut selalu bersih, periksalah setiap 6 bulan sekali.
- Jagalah selalu persediaan makanan kalengan, rotasikan secara periodik, untuk menjaga kesegarannya. jangan lupa pembuka kaleng manual juga harus tersedia.
- Lampu senter dan batterey cadangan, letakkan dekat tempat tidur anda.
- Radio AM/FM yang menggunakan batterey serta cadangan batterey-nya, simpan di tempat terpisah.
- Obat-obat penting untuk anak-anak, orang dewasa serta obat khusus lainnya dengan persediaan paling tidak untuk 1 minggu kedepan, termasuki copy resep obatnya.
- Persiapkan peralatan mandi, sikat gigi, pasta gigi. Alat pemadam kebakaran kecil, kunci - kunci (kunci inggris, tang dsb.) sepatu (untuk melindungi dari pecahan kaca/lainnya )
Hal-hal lain yang sebaiknya ada
- Sarung tangan, mantel/jaket.
- lilin dan korek api (dibungkus rapih), jangan nyalakan bila ada kebocoran gas.
- Uang, termasuk uang koin, unuk menggunakan telepon umum.
- sleeping bag, solasi, peralatan sholat, minyak tanah, mainan anak-anak.
Perlengkapan Evakuasi Barang-barang
dalam daftar ini adalah tambahan dari Perlengkapan Emergency Kit di
rumah, namun barang-barang ini di kemas terpisah dalam tas
masing-masing anggota keluarga.di simpan terpisah namun mudah
dijangkau, berat bawaan disesuaikan dengan pembawanya.
- Makanan yang dikeringkan (mi instant dsb.), manisan, permen berenergi. dsb.untuk 72 jam.
- Buku dan peralatan P3K.
- Buku Panduan Bertahan Hidup (Survival Manual).
- Foto Keluarga
- Senter, Radio, koin, baju hangat dan sarung tangan, kaus kaki
- Peralatan masak
- Air botolan paling tidak 12 liter
Di Kendaraan Pribadi
- Kabel booster, peralatan.
- air dalam botol paling tidak 4 liter.
- Makanan kaleng, buah kering, kacang-kacangan dan pembuka botol manual.
- Pakaian dan tas punggung.
- Sleeping bag dan selimut atau kantung sampah ukuran besar.
- Peralatan dan buku P3K.
- Senter dan batterey cadangan
- korek dan lilin kering.
- tas kresek dan toilet paper.
- uang koin
- Peta daerah setempat.
- alat tulis dan kertas.
persiapkan selalu, paling tidak bensin 1/4 penuh.
Di kantor Alat-alat
yang ada dalam daftar ini adalah tambahan untuk Peralatan Emergency
anda di rumah, tempatkan di tas terpisah di ruangan kantor anda, namun
tetap mudah di bawa dan aman.
- Peluit.
- Foto Keluarga dan teman.
- Secarik kertas tentang anda, nama ; alamat dan informasi medis .
- Sarung tangan, sepatu yang kuat, jaket/ mantel
- Senter radio dan batterey cadangan kering
- Makanan kering, manisan, permen berenergi atau coklat.
-foto anda dan kawan-kawan.
Persiapkan rumah anda Masuklah ke rumah anda, bayangkan apa yang akan terjadi pada setiap bagiannya jika gempa terjadi.
Jika
anda tinggal di condominium atau apartment, anda akan merasakan
guncangan yang lebih kecil ketimbang di bangunan yang berdiri sendiri (
single-storey building).
Bekerjasamalah dengan Manajer bangunan
atau salah seorang Manajer Perusahaan Pengelola, untuk menghadapi
keadaan gempa bumi, mintalah nasihat dari ahlinya/professional (
lembaga asuransi, arsitek, insinyur bangunan) jika anda tak yakin
terhadap apa yang akan anda lakukan.
Berikut ini adalah hal-hal yang harus diperhatikan :
- Periksalah hal-hal yang dapat menjadi sumber berbahaya di rumah: apakah rumah anda benar-benar terpaku baik dengan pondasinya?, apakah ada tembok yang retak?, perapian anda lemah?, adakah genteng yang longgar? pastikan perbaiki sekarang !
- Periksa pemanas air anda dan perlengkapan lain yang dapat memecahkan saluran gas dan air anda, jika mereka terlepas.
- Amankan furnitur-furnitur berat, letakkan barang-barang yang lebih berat di bawah.
- Amankan kaca-kaca, ataupun benda-benda yang bergantungan, hingga mereka tak mudah terlepas dari kaitannya.
- Tempatkan tempat tidur jauh dari perapian, jendela, Lukisan/gambar-gambar yang berat, dsb. menutup gordyn akan menyelamatkan dari pecahan kaca di dekat tempat tidur.
- Letakkan alas anti geset (seperti bahan velcro) di bawah TV, VCD, DVD, komputer dan barang-barang kecil lainnya.
- Simpanlah dokumen-dokumen berharga dalam brankas atau tempat tahan api lainnya.
- Simpanlah dengan baik sepatu kuat dan pakaian yang dapat di bawa.
- Gunakan tempat berwadah untuk benda-benda yang mudah berhamburan dan tumpah.
- Jauhkan benda-benda yang mudah terbakar dari tempat-tempat panas tan ketumpahan dalam laci, jika tak dapat ditempatkan di luar gudang.
- Tempatkan plywood di sekitar perapian, untuk mencegah berhamburannya batu bata yang datang dari atap.
Selama Gempa Berlangsung Persiapan
pada saat gempa terjadi, termasuk mengetahui apa yang harus dilakukan
pada saat terjadinya dengan mempelajari dan mempraktekkannya, dan apa
yang harus diusahakan untuk dilakukan, anda akan lebih tenang untuk
melindungi anda sendiri dan orang lain. Bahkan jika anda sudah memiliki
rencanapun, kadang jadi terabaikan, namun mengetahui apa yang harus
anda lakukan , dimanapun anda. Intinya, anda harus menghadapi dan
bertahan.
-
Jika anda berada dalam rumah, segeralah keluar dari dapur, carilah
tempat perlindungan seperti yang telah dikemukakan di atas, dan
berpeganganlah pada sesuatu, lindungi kepala dan muka anda dengan
bantal, atau benda lain, hindari pintu-pintu akan membuka-tutup (slam)
dan mencederai tangan anda, juga menjauhlah dari area jendela.
- Jika anda berada di kendaraan perhatikan posisi anda, lakukanlah tips yang telah diberikan sebelumnya di atas.
-
Jika anda berada di tempat keramaian, tetap siaga dan berhati-hati,
jangan sampai anda terjatuh, terjerembab ataupun terjatuh, jika anda
berada di mall ataupun pusat perbelanjaan, sebaiknya anda masuk kesalah
satu toko untuk berlindung, namun tetap hindari area jendela, gedung
tinggi, lift, rak-rak ataupun objek-objek berat lainnya.
- Usahakan tetap tenang dan menolong yang lainnya.
Setelah Gempa Mempersiapkan
kejadian gempa, juga termasuk apa saja yang harus dilakukan dan
dilarang setelah gempa berhenti, ketika hal-hal yang berbahaya setelah
guncangan, kebakaran, runtuhnya gedung-gedung, tetaplah tenang.
karena mungkin anda harus membantu yang lain menangani beberapa situasi
yang mencekam pertama kalinya , ingatlah, bisa jadi anda harus
menanganinya sendiri selama 72 jam kedepan. beberapa hal yang dapat
anda lakukan adalah :
- Periksalah tempat tinggal anda, seberapa parah kerusakannya.
-
Periksalah diri anda sendiri dan beberapa orang didekat anda yang
cedera, utamakan yang membutuhkan pertolongan secepatnya dan lakukan
dengan hati-hati.
- Jika anda berusaha mengevakuasi, usahakan perlengkapan emergency anda selalu ada bersama anda.
-
Gunakan senter untuk mengecek perlengkapan, dan jangan matikan kecuali
rusak. gas yang bocor akan tercium, jangan nyalakan korek api dan
lampu, hingga anda yakin tidak ada kebocoran gas ataupun benda cair
yang mudah terbakar lainnya.
-
Gunakan sepatu yang kuat, sarung tangan dan jaket/matel, untuk
menghindari anda dari dingin dan pecahan kaca ataupun reruntuhan.
-
Periksalah tetangga anda setelah anda mencari anggota keluarga anda.
Pertolongan pertama anda setelah gempa biasanya datang dari keluarga
atau teman.
- Tempatkan tanda "Pertolongan" di jendela jika anda membutuhkan pertolongan lebih lanjut.
- Tolong juga peliharaan anda.
- Jangan menyiram WC, jika anda memperkirakan adanya kerusakan.
- Amankan rumah anda dari penjarah/penyusup.
- Nyalakan radio batterey anda (bahkan jika dalam kendaraan) dan dengarkan tayangan instruksi darurat.
- Jangan gunakan telepon anda, kecuali batterey-nya masih kuat untuk waktu yang lama, gunakan hanya untuk darurat saja.
- Beradalah, paling tidak, 10 meter dari listrik.
- Hindari daerah yang berada di sekitar air, untuk menghindari tsunami.
Apalagi? Sekarang
hal lain apa saja yang dapat anda lakukan, untuk anda dan orang lain.
Ingatlah, bisa saja anda sendiri an untuk 72 jam kedepan. Apa yang anda
lakukan akan mempengaruhi situasi saat itu, anda dapat melakukan
beberapa hal berikut ini :
-
Periksalah, tanyakan pada broker asuransi anda apakah ada coverage
terhadap gempa yang memadai, pelajari bagaimana ketentuan-ketentuan
coverage dan tentukan apakah anda benar-benar membutuhkannya, untuk
melindungi atau meminimalisir kerugian finansial anda setelah gempa.
- Sukarelawan biasanya mempunyai keahlian khusus, pelajarilah untuk mengkoordinir program keadaan darurat.
-
Ikuti kegiatan bersama tetangga dalam persiapan gempa, dengan menolong
tetangga yang lebih tua, mempersiapkan tempat tinggalnya dalam
menghadapi gempa, dengan kesepakatan saling men-cek setelah gempa, dan
untuk pengurusan binatang peliharaan.
-
Rencanakan kebutuhan khusus untuk bayi dan anak-anak, orang-orang tua
dan orang-orang yang butuh perhatian khusus sehubungan dengan
obat-obatan dan persediaan penting untuk beberapa hari. Jika keluarga
anda termasuk orang-orang yang memiliki kegiatan padat, dengarkan atau
perhatikan, cek-lah apakah ada orang-orang yang dapat dihubungi juga
memiliki persiapan yang khusus secara detail pada mereka. Jika anda
mengandalkan energi listrik sepenuhnya dalam seluruh kegiatan anda,
atau kursi roda, anda harus memiliki generator kecil sebagai cadangan,
dengan bahan bakar secukupnya.
-
Periksa kembali (recheck) peralatan dasar yang anda butuhkan apakah
telah memadai untuk paling tidak 72 jam mendatang, ada banyak barang
seperti tas kresek ataupun plastik tempat sampah ataupun masker debu
yang memadai atau mungkin mainan untuk anak-anak.
Perencanaan Menghadapi Gempa Bumi juga akan membantu anda dalam menghadapi banyak situasi darurat.
Bersiaplah, dan Jangan Takut ataupun Panik.

| iya kalau daku kan dilantai 32 gimana coba ? lari aja keluar ya kalau udah ada prediksi, kalau pas gak ada prediksi itu yang susah... |
 | kali siapain parasut juga perlu : P |
| bukan parasut tapi ganthole... |
 | Moga-moga gak ada lagi bencana. Udah keseringan nih Indonesia kena bencana..... |
 | ratnaz wrote on Jul 27, '06, edited on Jul 27, '06 kalau daku kan dilantai 32 gimana coba ?  Mbak esther, coba konsultasikan sama manager/ pengelola gedung anda, atau bikin perosotan aja dari jendela samapai ke bawah gimana hayyooo?..he he he.....;p |
 | bumi makin tua jadi manusia tolong kasih bumi suplementnya donk biar awet......biar tetap bisa menampung kita2,anak2 kita,kemenakan2 kita,cucu2 kita,cicit2 kita n...... |
| |