Suatu Ketika aku dan beberapa teman terlibat pembicaraan dengan topik klasik-asik
tentang PD a.k.a. Percaya Diri
, daan...berdasarkan beberapa pembicaraan sesama teman, dengan pertanyaan klasik juga, "APA dan BAGAIMANA PENCAPAIAN 'PD' itu?"
, kita simak dulu elemen-elemennya ok?!
Nyali
Kenapa 'nyali' ?, bukan 'berani' ?
, bedanya kalo 'nyali' itu keberanian yang sifatnya cenderung ke- dan/ di- dalam
, tapi kalo 'berani' lebih universal, semua orang keberanian tapi gak banyak yang punya nyali, beraninya cuma sama orang lain yang lebih lemah, padahal diri sendiri lebih lemah
. Kenapa percaya diri butuh nyali?, karena rasa percaya diri yang sesungguhnya gak akan pernah didapat hanya dengan berani malu atau berani tampil beda aja.
Percaya Diri
Bentuk percaya diri yang kita kenal sering kali dikaburkan oleh terminologi bahasa dengan dua jenis yakni 'percaya diri'(self confidence)
dan 'keyakinan diri' (self esteem)
, mari kita telusuri perbedaannya
Keyakinan Diri (Self Esteem)
Dalam istilah psikologi, keyakinan diri, adalah cara pandang seseorang terhadap kualitas dirinya sendiri, baik atau buruk, dan keyakinan diri tersebut dapat dibangun sesuai karakteristik seseorang dan bersifat khusus seperti ' saya yakin, saya adalah seorang penulis yang baik dan saya bangga akan hal itu'. Keyakinan diri dapat berkembang menjadi begitu tinggi dan ganjil istilah ini dikenal dengan 'narcissism'
atau menguncup dan stabil dikenal dengan ' rendah hati'
.
Percaya Diri (Self Confidence)
Percaya diri adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan betapa mantapnya seseorang dalam membuat keputusan dan tindakan-nya, hal ini dapat diterapkan secara umum maupun situasi khusus.Meskipun seseorang bisa saja salah memahami 'percaya diri', percaya diri seringkali berarti anggapan realistis tentang kemampuan diri.Percaya diri adalah suatu atribut penting, karena kekurang percayadirian dalam konsekuensi suatu tindakan akan menghasilkan tekanan yang akan meningkatkan kemungkinan kegagalan dan buruknya 'performance' seseorang, yang berarti tindakan atau keputusan tertentu tidak bekerja sesuai dengan keinginannya
. Ketidakmampuan seseorang dalam mengelola rasa percaya diri, yang berarti seseorang tersebut percaya bahwa ia akan melakukan suatu tindakan secara benar dan mendapatkan tujuan tertentu atau membuat keputusan yang bagus atau yakin pada keputusan yang dibuatnya atau tindakan yang diambilnya biasanya di istilahkan dengan over PD / kelewat percaya diri
.
Ikhlas
Ikhlas adalah seorang akh Muslim yang bermaksud dengan kata-katanya, amalnya dan jihadnya, seluruhnya hanya kepada Alloh, untuk mencari ridho Alloh dan balasan yang baik dari Alloh dengan tanpa melihat kepada keuntungan, bentuk, kedudukan, gelar, kemajuan atau kemunduran. Dengan demikian ia menjadi tentara aqidah dan fikrah dan bukan tentara keinginan atau manfaat (Hasan Al Banna). Ikhlas secara bahasa adalah penyucian kembali atau pemurnian kembali
.
Nah sekarang, apa hubungan dari ketiga elemen diatas dengan konsep "Percaya Diri" yang hakiki?!
...okeh ! begini...
Seseorang yang percaya diri harus memiliki kemampuan ikhlas untuk bisa mengetahui, menerima, mengakui, mensyukuri, memperbaiki keadaan dirinya yang demikian itu (ikhlas) membutuhkan nyali yang besar.
Percaya deh
, di dunia ini terlalu banyak agents baik dari dalam 'ego' diri sendiri
maupun dari luar
yang mati-matian mendesak kita untuk tidak menjadi orang yang enggak percaya diri
, so let's say...
"Ikhlas,Courage & Self Confident is our factors!"