di jepang saya terpaksa mengundurkan diri dari Aikido karena gak kuat dg budaya "sembah-menyembah" nya. Tapi ngeliat video clip ini, kyknya di Indonesia jg sama, tetap ada sembah-menyembahnya :( 
Jangan mau menyembah atau disembah mas he he..^_^
budaya ini sebenarnya ada kaitannya dengan kebudayaan bangsa jepang untuk menghormat dan jangan disamakan dengan arti menyembah secara harfiah.
Gerakan 'rei' sendiri sama dengan budaya bersalaman di indonesia, jadi gerakan itu semata-mata adalah simbol awal dari gerakan beladiri pada umumnya (seperti halnya pencak silat) untuk menunjukkan 'respek' terhadap lawan belajarnya.
Innamal a'malu binniyaat, sangat salah bila dengan melakukan 'rei'-ala jepang, diartikan anda menghamba pada yang anda tuju, seperti halnya bila anda melakukan sungkeman bukan berarti anda menyembah yang anda sungkem-i.
Bukan yang utama memang, untuk mendidik butuh bentuk awal, bagaimanapun jugak. sebagaimana bentuk pendidikan dasar lainnya bahkan dalam pendidikan yang bersifat spiritual.